Obyek Wisata Kuliner Surabaya yang Lezat Wajib Kamu Coba

Obyek Wisata Kuliner Surabaya yang Lezat Wajib Kamu Coba Kawasan wisata Kuliner Surabaya ini telah dirangkum dari beragam sumber serta review langsung dari warga Surabaya dan review mereka seputar rasa makanan Surabaya yang telah mereka cicipi. Nah, walaupun memang selera kita tidak sama mungkin, menurut kita lezat belum tentu lezat menurut yang lain. Ini lah … Continue reading “Obyek Wisata Kuliner Surabaya yang Lezat Wajib Kamu Coba”

Obyek Wisata Kuliner Surabaya yang Lezat Wajib Kamu Coba

Kawasan wisata Kuliner Surabaya ini telah dirangkum dari beragam sumber serta review langsung dari warga Surabaya dan review mereka seputar rasa makanan Surabaya yang telah mereka cicipi. Nah, walaupun memang selera kita tidak sama mungkin, menurut kita lezat belum tentu lezat menurut yang lain. Ini lah 5 Kawasan Wisata Kuliner di Surabaya yang Wajib kamu coba

  1. Sate Karak Tempat wisata Kuliner Surabaya berikutnya yaitu warung sate Karak. Bila di daerah lain namanya ialah sate kerak. Makanan yang satu ini dapat dikatakan cukup langka. Nah, bisa anda cicipi saja sate yang fenoomenal serta cukup berbeda ini di daerah Religi Sunan Ampel Surabaya (Kampung Arab) lebih tepatnya di Jl. Ampel Lonceng Nomor. 60, Ampel, Semampir, Surabaya. Sate Karak adalah sate dengan bahan dasar usus yang dihidangkan dengan karak ataupun nasi ketan hitam memakai taburan parutan kelapa di atasnya. Ingin tahu? Yuk, segera saja berkunjung ke tempat yang telah disebutkan diatas, ya!
  2. Soto Ayam Ambengan Pak Sadi Kawasan wisata kuliner Surabaya berikutnya yaitu di Kedainya pak Sadi. Kamu dapat merasakan soto ayam Ambengan yang terkenal itu. Rumah makan di Surabaya ini dapat dibilang sudah legenda. Kamu dapat merasakan Soto Ayam Ambengan dengan daging, jeroan, kulit serta brutu Ayam, telur, nasi putih, bihun, kubis cacah serta kuah kaldu ayam. Ditambahkan dengan koya (bubuk yang dibuat dari parutan kelapa), kerupuk udang yang telah ditumbuk serta bawang putih, kerupuk sambal serta jeruk nipis menjadikan lidah Kamu bergoyang sehabis menahan keroncongan di siang hari ketika puasa. Apa pendapat anda? Kamu tentu sudah tidak sabar lagi ingin mencicipinya ‘kan? Silahkan aja pergi ke TKP di Jln. Ambengan 3A, Surabaya.
  3. Bebek Palupi Tempat wisata kuliner Surabaya selanjutnya yaitu warung bebek palupi yang berada di Jalan. Raya Rungkut Asri Tengah Nomor. 10, Surabaya. Disini kamu dapat merasakan bermacam-macam jenis masakan bebek bakar dan bebek goreng yang dikenal begitu lezat. Warung bebek palupi dibuka setiap hari dan harganya dikenal cukup murah tapi bila soal rasa boleh diadu dengan di tempat lain. Masakan bebek di warung bebek Palupi ini mempunyai kelebihannya dengan daging bebek yang memiliki tekstur lunak, bumbu kuning yang meresap, dan sambal yang nikmat. Tidak lupa pula, irisan daging bebeknya pun tergolong lebih besar daripada tempat-tempat lainnya.
  4. Café Ice Cream Amai Tempat wisata kuliner Surabaya selanjutnya yaitu Café Ice Cream Amai yang sangatlah cocok untuk dessert. Di cafe ini kamu dapat mencicipi kreasi sendiri bermacam-macam jenis ice cream, boleh rasa vanilla, matcha, coklat, serta lemon. Lalu kamu pun memilih bubuk untuk ice cream kamu kemudian misalnya oreo, ovaltine, milo, matcha, coklat, strawberry, dan anda pun dapat menentukan topping-nya sendiri loh, guys. Contohnya topping honeystar, topping koko crunch, topping milo, topping pocky serta masih banyak yang lainnya. Ice cream kreasi sendiri ini bisa kamu dapati dengan harga cuma 15 rb rupiah saja. Murah sekali kan untuk sebuah cafe? Alamat kafe ini berada di Jln. Sutorejo Prima Utara II Blok PDD 25. Dan janganlah lupa mengajak kawan terdekat kamu, ya
  5. Michael TJ Gelato Tempat wisata kuliner Surabaya yang terakhir dari kami yaitu kafe michael TJ Gelato yang berada di Jl. Raya Tenggilis Mejoyo F-5 (tak jauh dari Universitas Bhayangkara). Cafe ini pun tepat untuk menjadi tempat kongkow yang seru sembari menikmati makanan enak dengan harga murah meriah pastinya. Cuma dengan 25.000 kamu sudah berkesempatan melahap Spaghetti yang dijamin lezat dan enak. Tidak cuma itu, di Michael TJ Gelato pun terdapat pilihan menu lainnya, misalnya Tj’s Gelato Sandwich, Gelato in Cup, Gelato Mix, Super Size Gelato in Cup dan Affogato (Gelato mix with Espresso Coffee).

Wajib! Kunjungi Destinasi Wisata di Maluku

Jika kamu punya kawan dari luar Indonesia, coba tanyakan apa mereka sudah tahu Ambon. Bila jawaban mayoritasnya “tidak”, jangan heran lantaran memang wilayah ini tak cukup dikenal menjadi destinasi wisata. Namun untung ada Achmad “Mad” Alkatiri, putra Maluku yang menghimpun tunjangan dari 10 orang traveler kawakan tuk mensupport kampanye #BarondaMaluku, secara misi utama memasarkan Maluku sebagai obyek wisata berpotensi di Indonesia. Usaha Mad tampaknya mulai berhasil. Alam eksotis Maluku mulai banyak disapa setiap turis, baik lokal ataupun mancanegara. Maluku yang termasuk ke dalam wilayah Indonesia Timur sungguh memiliki potensi wisata amat kaya; alam indah yang tak terlalu tersentuh tangan, budaya menawan, kehidupan bawah laut yang manis, apa lagi yang dibutuhkan? Lalu apa aja destinasi wisata recommended di Maluku? Kami sudah menghimpunnya buat kamu.

  1. Pantai Namalatu. Ada sekurang-kurangnya dua pantai cantik di Ambon, yakni Pantai Namalatu serta Natsepa. Tidak hanya panorama pasir putih, laut biru bersih dan nyiur, laut di sekeliling Ambon pun menyimpan kekayaan bawah laut yang menanti tuk dieksplorasi. Bilang saja spot penyelaman Batu Lompa ataupun Laha Port yang jadi tempat tinggal biota laut unik, semacam ikan kodok, ikan flounder maupun nudibranch. Laha memang mengandung harta karun bawah laut amat berharga, namun yang paling worth to see ialah ikan Mandarin yang berenang secara rombongan.
  2. Pantai Natsepa. Makanan pun menjadi daya tarik eksklusif di Ambon. Kota ini mempromosikan kelezatan masakan seafood yang unik, seperti Papeda, dan bubur sagu. Kuliner khas Maluku ini memiliki tekstur seperti lem juga berasa tawar. Rasa lezatnya dihasilkan dari kaldu ikan tongkol, ekor kuning, maupun mubara dengan bumbu kunyit yang jadi pendampingnya. Nasi kelapa jadi sekian dari kuliner favorit turis di Ambon, selain ikan bakar yang disantap bersama daun serta bunga pepaya, ditemani sambal colo (potongan cabe dan tomat dicampur air jeruk nipis).
  3. Pulau Seram. Pernah mendengar Pantai Ora? Destinasi yang menjadi primadona ini dinamakan Maldives-nya Maluku oleh blogger Marischka Prudence. Gimana ngga, pulau terpencil dengan pesisir pasir putih ini dibalut oleh Ora Beach Resort, resort manis yang ada di pantai bagian utara Pulau Seram, di tepi Taman Nasional Manusela. Saat menginap di resort itu, kamu bakal “diberi hadiah” bentangan terumbu karang didalam air yang sebening kaca juga sebiru langit. Panorama surgawi itu masih disempurnakan oleh indahnya latar belakang berbentuk perbukitan Taman Nasional Manusela. Daya tarik alam secantik ini pasti membuatmu betah juga berharap waktu takkan pernah berlalu.
  4. Pulau Kei. Pulau Kei maupun Kei Kecil punya sangat banyak pantai. Bentangan pasir putih yang kontras dari birunya laut dan hijaunya nyiur jadi ciri khas pulau tersebut. Ada sejumlah pantai yang lumayan dikenal disini, sebagaimana Ngurbloat dan Pasir Panjang. Dua pantai itu punya pasir yang sangat halus, betul-betul menyerupai tepung; barangkali yang paling halus di dunia. Dengan pasir halus membuai telapak kaki, jalan santai di pinggiran pesisir pantai jadi menyenangkan tuk dilakukan. Bosan jalan? Tinggal menceburkan kaki didalam air yang jernih bagaikan kristal!

Ada lagi pantai cantik, yakni Pantai Ngurtavur. Uniknya, pantai tersebut mengantongi garis pantai yang berlika-liku menyerupai ular, hingga dijuluki pantai Pasir Ular. Bila dilihat dengan helikopter, pantai ini memanglah cantik dan unik. Oh iya, di sini kamu berpeluang melihat langsung burung-burung pelikan yang sedang bermigrasi. Gimana, baru tahu ‘kan bila Maluku punya banyak sekali destinasi pilihan yang dapat didatangi? Tunggu apalagi, segera Sertakan Ambon, Pulau Seram, Ora, Ngurtavur dan tempat-tempat lainnya di Pulau Kei kedalam daftar liburanmu tahun ini juga sukseskan #BarondaMaluku!

Serunya Mengayuh Sepeda di Angkor Wat

Ketika liburan, wisatwan juga boleh sekalian beramal. Contohnya dengan sejalan dengan aktivitas bersepeda di komplek Angkor Wat, kamboja. Tren wisata masa kini, wabil khusus bagi generasi muda, bukanlah hanya menemukan tempat indah maupun eksotik yang seru dan penuh tantangan. Juga bukan tidak lebih dari berlomba-lomba mendapatkan paket wisata dengan biaya murah. Sekarang mulai tinggi istilah travel for good alias wisata buat kebaikan.

Angkor Wat

Visit.org merupakan satu platform teknologi cuma-cuma yang terdiri dari informasi mengenai ratusan tour yang dihelat oleh beraneka organisasi nirlaba di melebihi 40 negara. Seluruh pendapatan disalurkan segera ke organisasi penyelenggara tuk membiayai aktivitas sosial. Minggu lalu saya jalan-jalan ke Siem Reap, Kamboja, gerbang ke Daerah Angkor Wat. Daerah yang luasnya 400 km2 dengan banyaknya candi tidak terhitung oleh jari yang adalah pusat pemerintahan Kekaisaran Khmer abad 9 hingga abad 15. Pada masa kejayaannya, lokasi ini ditinggali oleh satu juta orang, hingga bisa disebut sebagai kota terbesar menjelang zaman revolusi industri.

Umumnya wisatawan jalan-jalan ke Angkor dengan naik taxi, tuk-tuk maupun kendaraan pribadi. Tapi saya ingin merasakan hal baru sejalan informasi visit.org, yakni Bike the Majestic Temples of Angkor bareng organisasi nirlaba lokal dikenal dengan Khmer for Khmer Organization. Dengan naik sepeda saya bisa berkeliling sesuka hati di kawasan Angkor dan masuk ke beragam pelosok yang terlarang buat mobil ataupun kendaraan bermotor lain.

Hari Senin bulan lalu, seorang pemandu remaja dari Khmer for Khmer Organization yang dikenal dengan Luk jemput saya di penginapan pukul 04.30 pagi. Dia fasih bahasa Inggris dan tanya apa saya Terzi Niode dari Omar Niode Foundation. Luk lalu menerangkan bila wisata dengan naik mountain bike ini tempuh jarak 40 km, mengeksplor jalan raya, berbukit, sawah-sawah serta kebun-kebun tuk dapat lihat 5 buah candi yang dipilih juga kehidupan orang-orang sekitar.

Biaya tuk tour bareng Khmer for Khmer Organization ditetapkan minimal US$40 (Rp 773 ribu), tapi akan amat dihargai bila mampu memberi lebih. Tiket masuk menuju Kawasan Angkor senilai US$20 (Rp 386 ribu) tuk satu hari, $40 3 hari, $60 (Rp 1,1 juta) 7 hari, yang musti digunakan berturut-turut. Beruntung hari itu tak hujan dan juga tidak begitu panas, tapi perjalanan ini menantang sebab kadang kami bersepeda naik turun bukit serta melewati jalan berbatu.

Saya bukanlah atlit, tapi karena diseling dengan istirahat sembari melihat beragam candi yang ada lelah langsung sirna, manalagi jika membayangi bagaimana para pekerja mendirikan tempat ini ratusan tahun lalu. Candi-candi yang saya datangi ialah Angkor Wat, Angkor Thom, Preah Khan, Bayon, dan Ta Prohm. Angkor Wat merupakan candi terbesar, luas 200 hektar dan menara menjulang tinggi 213 meter. Sementara Ta Prohm merupakan candi bersaing dengan alam, sebab pohon-pohon raksasa yang membelitnya. Sengaja diabaikan demikian tuk efek misteri serta fotografi yang mencekam.

Bike the Majestic Temples of Angkor itu finish 16.00 waktu setempat. Saya amat puas karena telah melaksanakan travel for good, beramal, menolong Khmer for Khmer Organization menanggung edukasi 250 anak-anak yang tidak mampu dan memungkinkan para pemuda ikut pelatihan keterampilan semacam menjahit, menjadi montir motor, maupun memakai komputer. Yang sangat berkesan dari tour di Kawasan Angkor tersebut ialah saya seolah-olah menempuh perjalanan zaman abad ke 9 hingga abad 21.