Mengetahui Lebih Dalam Tentang Bedah Digestif Laparascopy

Penyakit Hirschsprung terjadi di 1 dari tiap 5.000 bayi yang lahir serta ini berkaitan  pada 1 hingga 4 dari obstruksi usus didalam bayi baru lahir. Referensi lainnya mengungkapkan  jika penyakit ini terjadi di 1 dari 1500 sampai 7000 bayi baru lahir. Ini 5 kali lebih banyak didalam laki-laki serta kadang-kadang ada dengan kondisi kongenital yang … Continue reading “Mengetahui Lebih Dalam Tentang Bedah Digestif Laparascopy”

Penyakit Hirschsprung terjadi di 1 dari tiap 5.000 bayi yang lahir serta ini berkaitan  pada 1 hingga 4 dari obstruksi usus didalam bayi baru lahir. Referensi lainnya mengungkapkan  jika penyakit ini terjadi di 1 dari 1500 sampai 7000 bayi baru lahir. Ini 5 kali lebih banyak didalam laki-laki serta kadang-kadang ada dengan kondisi kongenital yang lainnya semisal Down Syndrome.  Di Amerika Serikat penyakit ini terjadi kira-kira di 1 kasus tiap 5400 sampai 7200 bayi baru lahir.

Gejala dan Tanda

Menurut dokter bedah digestif ini, Gejala serta tanda bisa beragam menurut keparahan dari kondisi. Terkadang mereka muncul secepatnya usai bayi lahir. Di saat yang lainnya mereka bisa saja tidak terlihat hingga bayi tumbuh jadi remaja maupun dewasa. Di kelahiran baru, tanda bisa mencakup:

  • Kegagalan didalam mengeluarkan mekonium didalam hari pertama ataupun ke-2 kelahiran
  • Muntah, termasuk muntahan cairan hijau dinamakan bile – cairan pencernaan yang dibuat di empedu
  • Diare dehidrasi
  • Perut kembung
  • Masalah didalam penyerapan nutrisi, yang mengarah penurunan berat badan, diare ataupun dua-duanya serta penundaan ataupun pertumbuhan yang lambat.
  • Infeksi kolon, terutama anak baru lahir ataupun yamg masih amat muda, yang bisa meliputi enterokolitis, infeksi serius dengan diare, demam serta muntah serta terkadang dilatasi kolon yang cukup bahaya.

Pada anak-anak yang lebih tua ataupun dewasa, gejala bisa meliputi konstipasi serta nilai rendah dari sel darah merah (anemia) sebab darah hilang didalam feses dan disertai dengan leukositosis.

Bedah Laparoskopi

Satu balon kecil ditiupkan di rektum. Ano-rektal manometri menghitung tekanan dari otot sfingter anal serta seberapa sempurna seorang bisa merasa perbedaan sensasi dari rektum yang full. Pada anak-anak yang mempunyai penyakit Hirschsprung otot di rektum tidak relaksasi dengan normal.

Biopsi rektum

Ini adalah tes sangat akurat untuk penyakit Hirschsprung. Dokter menggunakan, bagian amat kecil dari rektum untuk diperhatikan di bawah mikroskop. Anak-anak dengan penyakit Hirschsprung bakal tidak mempunyai sel-sel ganglion di contoh yang diambil.

Pengobatan penyakit Hirschsprung berhubungan dengan operasi pemindahan sisi abnormal dari kolon. Terdapat 2 langkah untuk menduduki tujuan ini.

Usai operasi, sebagian besar anak-anak melepasakan  feses dengan normal. Sebagian bisa mengalami diare, namun sehabis beberapa waktu feses bakal jadi lebih padat. “toilet training” bisa mengambil waktu lama sebab sejumlah anak-anak mempunyai kendala mengkoordinasikan otot-otot yang dipakai untuk menghempaskan feses. Ini bertambah di kebanyakan anak-anak seiring waktu. Konstipasi bisa berlanjut kepada sejumlah anak-anak, walaupun laksatif semestinya membantu. Makan makanan tinggi serat pun bisa membantu pada diare serta konstipasi.

Anak pun berada di resiko peningkatan enterokolitis didalam kolon ataupun usus halus usai operasi. Waspadalah dengan gejala serta tanda dari enterocolitis, lalu hubungi dokter segera jika salah satu dari ini ada:

Akibat yang diperoleh usai perbaikan penyakit Hirschsprung dengan cara definitif yakni sukar untuk ditentukan sebab terjadi konflik di laporan didalam literatur. Sejumlah peneliti melaporkan level kepuasan tinggi, kemudian yang lainnya melaporkan keadaan yang signifikan didalam konstipasi serta inkontinensia.

  • Sekitar 1% dari pasien dengan masalah Hirschsprung memerlukan kolostomi permanen untuk membetulkan inkontinensia.
  • Biasanya, sekitar 90% pasien dengan penyakit Hirschsprung mempunyai hasil memuaskan Baca Juga: Bedah Digestif.